Dakwah Melalui Internet ? Why not

Balighuani walau ayat…, “sampaikan (nasihat/kebenaran) meskipun hanya satu ayat”, begitu pesan Nabi Muhammad kepada umatnya. Dakwah atau lebih mudahnya dipahami sebagai seruan untuk menyampaikan kebenaran Allah SWT oleh Rasulullah SAW dan umatnya dapat disampaikan melalui berbagai bentuk. Secara teknisnya dakwah dapat dilakukan secara individu maupun jamaah. Melalui forum-forum ilmiah, Majelis, Mesjid maupun kelompok keagamaan yang ada dimasyarakat. Islam turun ke bumi sebagai agama yang mengatur seluruh dimensi kehidupan manusia, baik itu masalah sosial, politik, ekonomi, ketatanegaraan, pendidikan dan lain sebagainya. Untuk urusan keduniawian Rasulullah SAW memang menyerahkan kepada umatnya yang lebih mengetahui, akan tetapi batasan antara sesuai atau tidaknya dengan ajaran agama telah jelas aturannya.

Kemajuan teknologi informasi merupakan sebuah keharusan dan tidak akan dapat dibendung. teknologi informasi laksana sebuah pisau bermata dua, ia memiliki dua sisi yang saling berbeda. Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan untuk kehidupan manusia jika dipergunakan untuk kebaikan. Sebaliknya kemajuan teknologi informasi dapat menjadi bumerang jika dipergunakan untuk hal yang merusak.

Sisi positif dari hasil ciptaan manusia akan mengantarkannya pada peradaban baru, dengan disertai perkembangan Ilmu pengetahuan yang semakin mudah diperoleh umat manusia disegala penjuru. Akan tetapi, kemajuan teknologi informasi akan menjadi “monster” yang mengerikan umat manusia jika mengarah pada proses penghancuran nilai-nilai kemanusian.

Sisi positif dari kemajuan teknologi informasi akan mengefisienkan aktivitas kerja, serta proses transformasi yang mengarah kepada kemajuan secara universal. Bagi sektor perekonomian keberadaan Internet sebagai bagian dari kemajuan teknologi informasi memberikan kemudahan dalam mempertemukan antara supply and demand tanpa dibatasi ruang dan waktu, sehingga membantu bagi perkembangan aktivitas ekonomi, maka munculah e- commerce, e-bussines dan lain sebagainya. Begitu pula untuk aspek yang lainnya seperti politik, sosial, budaya dan lain sebagainya. Informasi akan bergerak semakin cepat dengan adanya jaringan global ( Internet ) yang bisa diakses oleh semua orang dari berbagai belahan dunia, tanpa dihalangi oleh sekat-sekat territorial, ras, kultur, geografis maupun demografis.

Dakwah melalui internet, sebuah alternatif

Lalu bagaimana dengan Agama ? dapatkah kemajuan teknologi informasi
menopang aktifitas syiar Agama? tentu saja, tergantung kepada umat manusianya menempatkan buah kemajuan teknologi informasi dalam kehidupannya, apakah sisi positif atau negatif yang akan dikedepankan. Agama Islam datang sebagai salahsatu Agama samawi diturunkan dengan sifatnya universal, tak mengenal batas territorial, ras maupun dimensi waktu. Dengan demikian keberadaan Internet yang kini menjadi bagian dari kehidupan kita, tentu saja dapat dijadikan sebagai penyampaian kabar gembira kepada seluruh umat manusia (red–sarana dakwah). Hal tersebut dapat dilakukan, diantarnya dengan memanfaatkan website dan komunitas tertentu (milist ) yang bisa diakses oleh semua orang di penjuru manapun. Dengan demikian, bukankah hal itu akan lebih mempermudah penyampaian ajaran Agama kepada siapapun di dunia ini. Dus, mengapa kita tidak turut ambil bagian dalam mengemban amanah dakwah melalui Internet ? Why not.***

*) Penulis : Ujang Hidayat

About ujanghidayatute

Penulis
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s